banner 728x250
Daerah  

Safari Ramadhan LSM FPSR Tebar Kepedulian, 1.000 Paket Sembako dan Santunan Dibagikan

Mojokerto, Jawa Timur – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Front Pembela Suara Rakyat (LSM FPSR). Melalui kegiatan Safari Ramadhan, organisasi tersebut menyalurkan sekitar 1.000 paket sembako serta santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua wilayah, yakni Wringinanom, Kabupaten Gresik, serta Dusun Bakung, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (12/3/2026).

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua LSM FPSR, Aris Gunawan, bersama jajaran pengurus organisasi. Selain itu, sejumlah anggota dan pengurus dari Kabupaten Sidoarjo juga turut hadir untuk mendukung kegiatan tersebut.

Aris Gunawan mengatakan, program berbagi di bulan Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sejak LSM FPSR berdiri sekitar 11 tahun yang lalu. Setiap tahunnya, organisasi tersebut berusaha menyalurkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Alhamdulillah, kegiatan ini terus kami jalankan setiap Ramadhan. Tahun ini kurang lebih seribu paket sembako dan santunan dapat kami salurkan kepada masyarakat,” kata Aris.

Sebelum proses penyaluran bantuan dimulai, acara terlebih dahulu diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustad Zainul Arifin, yang akrab disapa Gus Tumpeng, dari Kabupaten Gresik. Tausiyah tersebut mengingatkan pentingnya memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Setelah tausiyah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian santunan serta paket sembako kepada warga yang telah terdata sebagai penerima bantuan.

Dalam kesempatan itu, Aris juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terselenggara dengan baik.

Menurutnya, keberadaan LSM FPSR tidak hanya sebagai organisasi sosial, tetapi juga sebagai wadah yang berupaya membantu masyarakat serta memperjuangkan kepentingan rakyat.

“LSM FPSR berusaha hadir di tengah masyarakat sebagai jembatan komunikasi sekaligus memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjalanan membangun sebuah organisasi tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, dengan semangat dan ketekunan, setiap rintangan dapat dilalui.

“Kebesaran seseorang bukan dilihat dari seberapa kuat ia berdiri, tetapi dari kemampuannya untuk bangkit ketika menghadapi kegagalan,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *